<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><channel><title>Docker on Rohimoz28</title><link>https://rohimoz28.netlify.app/tags/docker/</link><description>Recent content in Docker on Rohimoz28</description><generator>Hugo -- 0.126.3</generator><language>en-us</language><lastBuildDate>Tue, 24 Mar 2026 14:00:11 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://rohimoz28.netlify.app/tags/docker/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Strategi Backup Restore Postgresql Docker</title><link>https://rohimoz28.netlify.app/blog/strategi-backup-restore-postgresql-docker/</link><pubDate>Tue, 24 Mar 2026 13:30:51 +0700</pubDate><guid>https://rohimoz28.netlify.app/blog/strategi-backup-restore-postgresql-docker/</guid><description>Pernahkah Anda membayangkan terbangun di pagi hari dan mendapati database utama Anda corrupt atau data penting sebulan lalu terhapus tanpa sengaja? Di sinilah peran Daily Backup menjadi penyelamat nyawa.
Artikel ini akan membahas cara melakukan backup database PostgreSQL yang berjalan di dalam Docker Container secara manual, namun dengan pendekatan yang terstruktur untuk kebutuhan jangka panjang.
Mengapa Kita Butuh Backup Manual? Meskipun sistem otomatis mungkin sudah berjalan, terkadang kita butuh melakukan backup manual untuk:</description></item><item><title>Konfigurasi Dasar CI/CD Gitlab</title><link>https://rohimoz28.netlify.app/blog/konfigurasi-dasar-cicd-gitlab/</link><pubDate>Thu, 20 Feb 2025 15:32:40 +0700</pubDate><guid>https://rohimoz28.netlify.app/blog/konfigurasi-dasar-cicd-gitlab/</guid><description>Berikut ini adalah konfigurasi dasar file gitlab-ci.yml yang digunakan untuk CI/CD pada Gitlab.</description></item><item><title>Cara Debug Odoo Di Docker Menggunakan Pdb</title><link>https://rohimoz28.netlify.app/blog/cara-debug-odoo-di-docker-menggunakan-pdb/</link><pubDate>Mon, 16 Dec 2024 13:27:39 +0700</pubDate><guid>https://rohimoz28.netlify.app/blog/cara-debug-odoo-di-docker-menggunakan-pdb/</guid><description>Latar Belakang Masalah Untuk melakukan debugging di odoo, ada beberapa cara. Yang paling direkomendasikan adalah menggunakan python package pdb. Sayangnya, ketika develop Odoo menggunakan docker. Perlu ada konfigurasi khusus agar kita bisa menggunakan package tersebut.
Dalam praktik kali ini saya mengasumsikan teman-teman sudah menginstall odoo menggunakan docker. Kali ini, kita akan menggunakan VSCode sebagai text editor.
Ada dua cara untuk melakukan debugging saat develop menggunakan docker.
1. Menggunakan Metode Attach Container Baik digunakan di local development environment.</description></item><item><title>Docker Multi Instance Odoo</title><link>https://rohimoz28.netlify.app/blog/install-multi-odoo-instance-menggunakan-docker/</link><pubDate>Sun, 29 Sep 2024 19:03:00 +0700</pubDate><guid>https://rohimoz28.netlify.app/blog/install-multi-odoo-instance-menggunakan-docker/</guid><description>tutorial dan cara install banyak odoo instance dengan docker</description></item><item><title>Install Odoo 17 Menggunakan Docker</title><link>https://rohimoz28.netlify.app/blog/install-odoo-menggunakan-docker/</link><pubDate>Sun, 29 Sep 2024 18:41:16 +0700</pubDate><guid>https://rohimoz28.netlify.app/blog/install-odoo-menggunakan-docker/</guid><description>Tulisan ini akan menunjukkan cara meng-install Odoo dan Postgresql menggunakan Docker. Sebelum mengikuti tutorial ini, penulis asumsikan bahwa kamu sudah meng-install Docker di sistem operasi kalian. Jika belum, silahkan ikuti Tutorial Install Docker dari laman resminya.
Untuk tuorial kali ini, akan menggunakan source code dari repository github saya. Silahkan di fork atau di clone di lokal kalian.
Struktur Folder Masuk ke folder yang baru di clone, maka kalian akan menemukan 2 folder.</description></item><item><title>Relokasi Docker</title><link>https://rohimoz28.netlify.app/blog/relokasi-docker/</link><pubDate>Thu, 29 Aug 2024 18:41:16 +0700</pubDate><guid>https://rohimoz28.netlify.app/blog/relokasi-docker/</guid><description>Latar Belakang Masalah Secara default, direktori docker terletak pada /var/lib/docker. Ada kalanya, ketika docker image , volume dan container sudah terlalu besar sehingga memakan storage. Kita ingin memindahkan letak direktori docker ini agar tidak memakan storage root kita yang pada akhirnya akan menghentikan service docker itu sendiri.
Solusi Maka dari itu, kita perlu merelokasi direktori default docker ini ke partisi lain yang memiliki kapasitas lebih besar daripada partisi root.
Persiapan stop semua docker yang sedang berjalan</description></item></channel></rss>